Hilirisasi Tambang Dorong Penyerapan Tenaga Kerja, MIND ID Siap Maksimalkan Potensi

Hilirisasi Tambang Dorong Penyerapan Tenaga Kerja, MIND ID Siap Maksimalkan Potensi

MIND ID dorong hilirisasi tambang untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan memperkuat industri manufaktur nasional, (Foto: mind.id)

PUSATKARIER.COM - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID menggelar acara MINDialogue yang berlangsung di Jakarta, Kamis (9/1/2025). Acara ini dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, serta beberapa pejabat dan akademisi terkait.

MIND ID menyampaikan bahwa hilirisasi tambang memberikan dampak positif bagi perekonomian, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja. Sejumlah proyek strategis yang dijalankan oleh perusahaan berkontribusi terhadap peningkatan nilai tambah mineral serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor industri manufaktur.

Menteri BUMN Erick Thohir menekankan bahwa hilirisasi dan industrialisasi menjadi kunci utama dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Menurutnya, langkah ini harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong daya saing industri nasional.

"Memang kita menyadari bahwa opsi terbaik untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% adalah dengan hilirisasi dan industrialisasi. Tentu kami terus mendorong agar hilirisasi dan industrialisasi terus menjadi blueprint dalam langkah strategis kami ke depan," ujar Erick, dikutip laman MIND ID, Selasa (01/04/2025).

MIND ID dan anggota grupnya, seperti PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Timah Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk, telah menjalankan berbagai proyek hilirisasi. Proyek ini mencakup hilirisasi nikel, bauksit, timah, dan tembaga untuk menghasilkan bahan baku industri yang lebih bernilai tinggi.

Hendi Prio Santoso, Direktur Utama MIND ID, menyampaikan bahwa hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas tambang tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

"Dengan proyek-proyek strategis ini, Grup MIND ID konsisten untuk meningkatkan nilai tambah mineral menjadi bahan baku yang nilai tambahnya lebih baik dari produk bahan mineral mentah," ujarnya.

Selain itu, MIND ID juga mendorong sinergi antara sektor pertambangan dan manufaktur guna menciptakan ekosistem industri yang lebih kuat. Kolaborasi ini mampu mempercepat pengembangan industri hilir dan memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.

"Kami menyatakan komitmen agar bisa memasok bahan baku mineral dari bumi Indonesia. Kami mengharapkan kolaborasi strategis pertambangan dan manufaktur, tentunya agar kita bisa mencapai Indonesia Emas 2045," tambah Hendi.

Dengan strategi ini, multiplier effect dari hilirisasi dapat memberikan dampak lebih luas, tidak hanya bagi industri tambang tetapi juga bagi sektor tenaga kerja di Indonesia.(*)

Artikel Terkait:

Lebih baru Lebih lama